MAKA Fest 2026, Rela Tutup Toko Demi 1.800 Karyawan F&B
- account_circle Warjono
- calendar_month Kam, 22 Okt 2026
- comment 0 komentar

Salah satu spot perayaan MAKA Fest 2026. (istimewa)
TERAS MALIOBORO–Langkah tak biasa diambil oleh PT Makna Angan Karya Andanu (MAKA Grup). Induk usaha dari brand F&B ternama seperti Toko Kopi TUKU, BERAGAM, Toodz House, hingga Warung Minarwati ini memilih menutup sementara seluruh operasional gerainya demi memboyong 1.800 karyawannya berkumpul bersama.
Langkah radikal namun humanis tersebut dilakukan demi menyukseskan perhelatan MAKA Fest 2026 yang berlangsung di Kebun Raya Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya, perhelatan ini menjadi ruang perjumpaan lintas fungsi bagi ribuan staf yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Keputusan meliburkan seluruh rantai toko diambil manajemen untuk memberikan ruang jeda yang adil bagi para staf dari rutinitas pekerjaan harian. Bahkan bagi pekerja dari luar Jabodetabek, penyesuaian jadwal operasional telah diperhitungkan secara matang agar memberikan waktu perjalanan yang aman dan nyaman.
CEO MAKA, Adisti Ikayanti, menegaskan bahwa di tengah pusaran industri F&B yang bergerak serba cepat, kekuatan utama perusahaan terletak pada modal manusia (human capital).
“Di tengah dunia yang berubah begitu cepat, mudah sekali bagi kita untuk hanya fokus pada target, operasional, dan tantangan sehari-hari. Namun justru di situ pentingnya berhenti sejenak untuk mengingat bahwa kekuatan terbesar MAKA bukan hanya pada brand atau toko, melainkan pada orang-orang yang membangunnya setiap hari,” ujar Adisti.
Dari Workshop Daur Ulang Hingga Panggung Musik
Berbeda dari sekadar outing atau family gathering biasa, MAKA Fest 2026 dikemas layaknya festival budaya dan gaya hidup. Tahun ini, gelaran mengusung tema “SAMA-SAMA” sebagai pengingat pentingnya saling menjaga dan bergotong royong di tengah dinamika tantangan industri yang tak selalu mudah.
Sepanjang acara, ribuan peserta disuguhi beragam aktivitas partisipatif. Mulai dari workshop meracik parfum, seni friendship bracelet, pembuatan gantungan kunci berbahan material daur ulang, hingga aneka permainan interaktif.
Tak ketinggalan, area kuliner acara juga menggandeng UMKM lokal serta mitra bisnis yang tumbuh bersama ekosistem MAKA. Suasana kemeriahan makin memuncak dengan penampilan panggung hiburan dari Aqi & Audrey, Kerispatih, The Adams, hingga Club Dangdut Racun.
Sebagai entitas bisnis yang mengantongi predikat Certified B Corporation (B Corp™), MAKA Grup menjadikan festival tahunan ini sebagai manifestasi nyata dari praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berorientasi pada kesejahteraan pekerja.
Adisti menambahkan, semangat kebersamaan ini menjadi bahan bakar utama perusahaan dalam menjalankan operasional bisnis sehari-hari.
“Bagi kami, membangun perusahaan berarti membangun lingkungan tempat orang dapat tumbuh, terhubung, saling mendengar, dan merasa menjadi bagian dari perjalanan bersama. Ini adalah pekerjaan yang terus kami jaga seiring MAKA bertumbuh,” pungkasnya. (*)
- Penulis: Warjono






Saat ini belum ada komentar