Breaking News
Trending Tags
Beranda » EKBIS » Pendapatan Telkom Tembus Rp 75,9 Triliun, Bisnis Seluler dan Infrastruktur Digital Jadi Penopang

Pendapatan Telkom Tembus Rp 75,9 Triliun, Bisnis Seluler dan Infrastruktur Digital Jadi Penopang

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mempertahankan tren pertumbuhan kinerja pada paruh pertama 2026. Di tengah persaingan industri telekomunikasi yang semakin ketat, emiten berkode saham TLKM itu membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp75,9 triliun, naik 3,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/YoY).

Perbaikan kinerja tersebut diikuti dengan peningkatan profitabilitas. Telkom mencatat EBITDA sebesar Rp37,5 triliun, tumbuh 3,8 persen YoY, sedangkan laba bersih normalisasi meningkat lebih tinggi, yakni 6,2 persen YoY menjadi Rp11,3 triliun. Sementara laba bersih yang dilaporkan mencapai Rp10,6 triliun, atau naik 1,4 persen dibandingkan semester pertama 2025.

Capaian tersebut menunjukkan strategi transformasi bisnis TLKM 30 mulai memberikan hasil, terutama melalui penguatan bisnis seluler, layanan digital, serta infrastruktur telekomunikasi yang menjadi fokus pengembangan perusahaan.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan pertumbuhan tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjalankan agenda transformasi digital sekaligus memperkuat posisi Telkom sebagai pemain utama ekosistem digital nasional.

“Komitmen dan dedikasi kami dalam mengakselerasi transformasi digital melalui strategi TLKM 30 tercermin dari pertumbuhan yang berhasil kami capai pada semester pertama tahun ini. Pencapaian tersebut semakin memperkuat optimisme kami untuk terus mempercepat transformasi sekaligus memperkuat peran Telkom sebagai pemimpin ekosistem digital Indonesia,” ujar Dian dalam keterangan resmi, Jumat (31/7/2026).

Telkomsel Masih Menjadi Mesin Pertumbuhan

Kontributor terbesar terhadap pendapatan Telkom masih berasal dari segmen Business to Consumer (B2C) melalui Telkomsel dan layanan fixed broadband.

Sepanjang enam bulan pertama 2026, Telkomsel membukukan pendapatan Rp55,6 triliun, meningkat 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh kenaikan pendapatan layanan Digital Business Data yang tumbuh 11 persen.

Dirut Telkom Dian Siswarini. (istimewa)

Pemulihan bisnis seluler juga tercermin dari meningkatnya Average Revenue Per User (ARPU) menjadi Rp45.600, atau naik 9 persen secara tahunan. Peningkatan konsumsi data selama libur sekolah dan penyelenggaraan Piala Dunia turut mendongkrak trafik layanan digital.

Di sisi lain, Telkom memilih memperkuat kualitas pelanggan layanan fixed broadband dibanding sekadar mengejar jumlah pelanggan. Jumlah pelanggan IndiHome tercatat menjadi 9,5 juta, turun dibandingkan tahun sebelumnya, namun nilai pelanggan meningkat.

Strategi tersebut tercermin dari kenaikan ARPU IndiHome menjadi Rp211.000 secara kuartalan, sementara rasio konvergensi layanan meningkat menjadi 65 persen. Perseroan menilai langkah tersebut akan menciptakan pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan di tengah persaingan harga layanan internet rumah.

Ke depan, Telkomsel akan melanjutkan strategi quality growth dengan memperluas pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan 5G, sekaligus menghadirkan layanan digital yang lebih sesuai dengan kebutuhan pelanggan individu maupun korporasi.

Infrastruktur Digital Makin Besar Kontribusinya

Selain bisnis konsumen, pertumbuhan Telkom juga semakin ditopang oleh bisnis infrastruktur digital.

Pada semester pertama 2026, pendapatan segmen B2B Infrastructure mencapai Rp33,1 triliun, meningkat 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara pendapatan eksternal naik 4,9 persen menjadi Rp4,7 triliun, terutama berasal dari layanan data, internet, dan solusi teknologi informasi.

Anak usaha Telkom, Mitratel, turut mencatatkan pertumbuhan positif. Perusahaan pengelola menara telekomunikasi tersebut membukukan pendapatan Rp4,7 triliun, naik 2,1 persen secara tahunan.

Jumlah tenant juga terus bertambah menjadi 63.866, sehingga rasio penyewaan menara meningkat menjadi 1,57 kali. Kinerja tersebut menunjukkan kebutuhan operator terhadap infrastruktur telekomunikasi masih terus bertumbuh.

Di bisnis pusat data, Telkom mempercepat pengembangan NeutraDC sebagai platform pengelola seluruh aset data center TelkomGroup. Konsolidasi ini dilakukan untuk memperkuat kapasitas perusahaan dalam memenuhi lonjakan kebutuhan infrastruktur digital yang didorong pesatnya adopsi komputasi awan dan teknologi kecerdasan buatan.

Sementara itu, pendapatan segmen B2B ICT mencapai Rp7,3 triliun, meningkat 35,7 persen dibandingkan kuartal sebelumnya, meski perusahaan masih menjalankan proses penyederhanaan portofolio bisnis.

Adapun bisnis internasional membukukan pendapatan Rp5,7 triliun. Telkom kini mengarahkan fokus bisnis global pada layanan konektivitas dan solusi digital bernilai tambah lebih tinggi, seiring meningkatnya kebutuhan kapasitas kabel bawah laut internasional dari perusahaan teknologi dunia.

Transformasi Internal Terus Dipercepat

Selain menjaga pertumbuhan bisnis, Telkom juga melanjutkan agenda transformasi internal melalui strategi TLKM 30.

Selama semester pertama tahun ini, perusahaan berhasil meningkatkan efisiensi operasional yang tercermin dari pertumbuhan arus kas operasional menjadi Rp34,9 triliun, naik 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Perseroan juga terus mengendalikan belanja operasional (OPEX), menerapkan pengelolaan investasi secara lebih selektif, serta menjalankan program penyederhanaan organisasi melalui Early Retirement Program (ERP) dan mobilitas karyawan.

Upaya transformasi tersebut diperkuat dengan penyelesaian proses streamlining terhadap 10 entitas usaha melalui skema divestasi, merger, dan likuidasi. Langkah ini bertujuan menyederhanakan struktur grup sekaligus memperkuat fokus perusahaan pada bisnis yang memiliki prospek pertumbuhan lebih tinggi.

Di sisi investasi, Telkom merealisasikan belanja modal (CAPEX) sebesar Rp10,8 triliun. Lebih dari 96 persen dana tersebut dialokasikan untuk memperkuat tiga mesin pertumbuhan utama, yakni bisnis konsumen, infrastruktur digital, dan bisnis internasional.

Perseroan juga melanjutkan implementasi pilar Unlock Value melalui proses pengalihan aset InfraNexia Tahap II yang ditargetkan selesai pada semester kedua 2026.

Fokus Bangun Ekosistem Digital Nasional

Dian menegaskan transformasi yang dijalankan Telkom bukan hanya ditujukan untuk meningkatkan kinerja perusahaan dalam jangka pendek, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi digital Indonesia.

Menurutnya, kebutuhan terhadap konektivitas, pusat data, kecerdasan buatan, hingga layanan digital akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Karena itu, Telkom akan terus memperbesar investasi pada kapabilitas digital agar mampu menjadi katalis pertumbuhan berbagai sektor ekonomi.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan akan sangat ditentukan oleh kekuatan infrastruktur digital yang kita bangun hari ini. Oleh karena itu, Telkom sebagai bagian dari Danantara Indonesia akan terus mengakselerasi transformasi dan memperkuat investasi pada kapabilitas digital guna menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi katalis pertumbuhan lintas sektor dan memperkuat ketahanan ekonomi digital nasional,” tutup Dian. (*)

 

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabar Gembira, MUI Restui Dana Zakat untuk Lindungi Petani dan Pedagang Kecil Lewat BPJS Ketenagakerjaan

    Kabar Gembira, MUI Restui Dana Zakat untuk Lindungi Petani dan Pedagang Kecil Lewat BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Kabar gembira datang bagi jutaan pekerja rentan di Indonesia, termasuk para petani, nelayan, dan pedagang kecil. Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi merestui penggunaan dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) untuk membayarkan iuran perlindungan jaminan sosial mereka melalui BPJS Ketenagakerjaan. Langkah terobosan ini menjadi solusi atas masalah menahun di mana banyak pekerja informal tidak […]

  • Kombel KB-TK Islam Al Azhar 31 Yogyakarta Asah Kompetensi Lewat Workshop Jurnalistik dan AI

    Kombel KB-TK Islam Al Azhar 31 Yogyakarta Asah Kompetensi Lewat Workshop Jurnalistik dan AI

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO — Semangat belajar dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi terlihat jelas di lingkungan KB–TK Islam Al Azhar 31 Yogyakarta. Sebagai upaya meningkatkan kompetensi, sekolah ini menggelar kegiatan Komunitas Belajar (Kombel) dengan mengadakan workshop “Dasar-Dasar Jurnalistik Online dan Penggunaan Artificial Intelligence (AI)”, yang berlangsung di lingkungan sekolah pada Kamis (23/10/2025). Kegiatan yang menghadirkan Chaidir, jurnalis […]

  • ​Fortinet Perkuat Benteng Keamanan Siber Kampus Indonesia di Yogyakarta

    ​Fortinet Perkuat Benteng Keamanan Siber Kampus Indonesia di Yogyakarta

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Fortinet, pemimpin global dalam solusi keamanan siber terpadu, menegaskan komitmennya terhadap masa depan pendidikan tinggi Indonesia melalui gelaran Cybersecurity Forum: Leading Cybersecurity in Higher Education di Yogyakarta pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Uniknya, acara strategis ini diawali dengan Fun Run sejauh 5 kilometer, melintasi rute ikonik Novotel Suites Yogyakarta menuju Malioboro, yang tak hanya […]

  • OlympicAD DIY VIII 2025 Digelar: Ribuan Pelajar Muhammadiyah Bertarung Rebut Tiket Nasional

    OlympicAD DIY VIII 2025 Digelar: Ribuan Pelajar Muhammadiyah Bertarung Rebut Tiket Nasional

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    ​TERAS MALIOBORO–Ajang prestisius pencarian talenta terbaik dari sekolah/madrasah Muhammadiyah, Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII tingkat wilayah DIY, kembali bergulir. Sebanyak 1.681 pelajar terbaik dari seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta siap menunjukkan kemampuan mereka dalam kompetisi dua tahunan ini yang diselenggarakan pada Sabtu dan Minggu, 22–23 November 2025. ​Perhelatan akbar ini bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan menjadi […]

  • Berkat Kerja Sama, Nasabah AXA Mandiri Peroleh Layanan Kesehatan di Jaringan RS Hermina

    Berkat Kerja Sama, Nasabah AXA Mandiri Peroleh Layanan Kesehatan di Jaringan RS Hermina

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menandatangani kesepakatan dengan  PT Medikaloka Hermina Tbk (RS Hermina) untuk meningkatkan kualitas pengalaman layanan kesehatan bagi nasabah melalui skema pembiayaan yang lebih terstruktur, transparan, dan efisien. Melalui kerja sama tersebut, nasabah AXA Mandiri yang mendapatkan layanan rawat jalan maupun rawat inap di jaringan RS Hermina […]

  • ANTARA ZIKIR DAN TASBIH (1)

    ANTARA ZIKIR DAN TASBIH (1)

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2026
    • 0Komentar

    Teras Malioboro – Tulisan Antara Zikir dan Tasbih ini, terinspirasi dari tulisan Bu Binti yang dimuat di group One Week One Juz. Sewaktu beliau memberi ulasan tafsir dan tadabbur terkait ayat 41-42 dari surah Al Ahzab. “Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.” […]

expand_less