Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Tiga Hari Pencarian di Kedalaman 80 Meter, Korban Tenggelam Waduk Wadaslintang Ditemukan Tak Bernyawa

Tiga Hari Pencarian di Kedalaman 80 Meter, Korban Tenggelam Waduk Wadaslintang Ditemukan Tak Bernyawa

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–Setelah tiga hari pencarian intensif, upaya tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil. Agus Waluyo (36), warga yang dilaporkan hilang tenggelam di Waduk Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (15/1/2026) sore.

Jasad korban ditemukan mengapung sekitar pukul 16.00 WIB, tidak jauh dari lokasi penyelaman yang dilakukan oleh tim SAR di Desa Sumberejo, Kecamatan Wadaslintang.

“Benar, korban tenggelam di Waduk Wadaslintang sudah berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan Kamis (15/1/2026) sore tadi jam 16.00 WIB dan langsung dievakuasi,” terang Budiono, Kepala Kantor SAR Semarang.

Kendala Kedalaman 80 Meter dan Cuaca Buruk

Proses pencarian Agus Waluyo bukanlah perkara mudah. Budiono mengungkapkan bahwa pada hari sebelumnya, Rabu (14/1/2026), tim sempat terkendala oleh hujan deras dan arus air bawah yang tidak menentu.

Selain faktor cuaca, tantangan teknis menjadi hambatan utama bagi para penyelam. Waduk Wadaslintang memiliki kedalaman hingga 80 meter dengan tingkat visibilitas bawah air yang sangat terbatas (zero visibility).

“Beruntung pagi hingga sore ini cuaca hanya mendung, sehingga pencarian hari ini bisa maksimal. Kami berterima kasih atas kerja keras seluruh tim SAR gabungan sehingga korban akhirnya bisa ditemukan,” tambah Budiono.

Kronologi: Lelah Saat Mengejar Perahu

Peristiwa nahas ini bermula pada Senin (12/1/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, Agus tengah berada di karamba miliknya. Tiba-tiba, perahu yang ia tambatkan terlepas dan hanyut terbawa arus.

Korban secara spontan berusaha mengejar perahu tersebut dengan cara berenang. Namun, diduga karena jarak yang jauh dan kondisi air yang dingin, korban mengalami kelelahan di tengah waduk hingga akhirnya kehabisan tenaga dan tenggelam.

Sejak dilaporkan hilang, operasi besar-besaran dilakukan dengan melibatkan personel dari Basarnas Pos SAR Wonosobo, BPBD, TNI/Polri, serta relawan lokal. Tim bahkan mengerahkan alat deteksi bawah air Aqua Eye untuk memindai objek di dasar waduk sebelum akhirnya jasad korban muncul ke permukaan sore tadi.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. (*)

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Pengeroyokan 15 Orang di Sleman: Korban Alami Dislokasi Rahang, PSHT Tuntut Polisi Segera Tetapkan Tersangka

    Kasus Pengeroyokan 15 Orang di Sleman: Korban Alami Dislokasi Rahang, PSHT Tuntut Polisi Segera Tetapkan Tersangka

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Keluarga korban pengeroyokan, Wisnu Pradika Setiawan (23), bersama Perguruan Silat Setia Hati Teratai (PSHT), mendesak Polsek Ngaglik Sleman untuk segera menindaklanjuti kasus penganiayaan yang menimpa Wisnu pada pertengahan September 2025. Desakan ini muncul setelah mediasi yang digelar di Polsek Ngaglik pada Kamis (6/11/2025) sore tidak membuahkan hasil damai. Korban, yang dikeroyok oleh belasan orang, […]

  • Yogyakarta Buka 76 Indonesian Downhill 2026, Siap Sajikan Trek Paling Ekstrem!

    Yogyakarta Buka 76 Indonesian Downhill 2026, Siap Sajikan Trek Paling Ekstrem!

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Kompetisi balap sepeda gunung paling bergengsi di Indonesia, 76 Indonesian Downhill, siap membuka musim 2026 dengan gebrakan besar dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Kota yang selama ini dikenal sebagai pusat budaya dan pendidikan itu kini kembali menegaskan diri sebagai salah satu barometer sport tourism nasional, dengan menjadi tuan rumah seri pembuka ajang downhill […]

  • Siap Cetak Ahli AI! Telkom Buka Pendaftaran Magang Digistar Class 2026 untuk Mahasiswa

    Siap Cetak Ahli AI! Telkom Buka Pendaftaran Magang Digistar Class 2026 untuk Mahasiswa

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali membuka pintu bagi talenta muda terbaik bangsa melalui program Digistar Class Intern 2026 Batch 1. Kali ini, Telkom memberikan fokus khusus pada pengembangan kompetensi di bidang Artificial Intelligence (AI) dan Business to Business (B2B) Solutions, dua sektor yang menjadi tulang punggung industri digital masa depan. Program magang intensif […]

  • Suara Periset Disabilitas: Riset Inklusif Mutlak Agar Solusi Perubahan Iklim Ramah Untuk Semua

    Suara Periset Disabilitas: Riset Inklusif Mutlak Agar Solusi Perubahan Iklim Ramah Untuk Semua

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERASMALIOBORO–Pelibatan penuh kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas, dalam proses riset merupakan hal krusial untuk menghasilkan kebijakan yang inklusif dan merata. Urgensi ini menjadi fokus utama dalam sesi Knowledge and Innovation Exchange (KIE) Yogyakarta yang diselenggarakan oleh KONEKSI, platform kemitraan pengetahuan Australia–Indonesia, pada 19 November 2025. Dalam sesi bertajuk “GEDSI in Research Practice: Addressing Climate Change […]

  • Menkeu Purbaya Sentil Pemda yang Timbun Anggaran, Puji DIY sebagai Contoh Keseimbangan Belanja

    Menkeu Purbaya Sentil Pemda yang Timbun Anggaran, Puji DIY sebagai Contoh Keseimbangan Belanja

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, melontarkan sentilan keras kepada pemerintah daerah (pemda) yang membiarkan anggarannya mengendap sebagai saldo. Dalam rapat koordinasi nasional, ia secara tegas meminta agar setiap kelebihan pendapatan daerah dimaksimalkan untuk belanja yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Di tengah arahan tersebut, Purbaya secara spesifik memberikan pujian kepada Pemerintah Daerah DIY yang dinilai […]

  • Ancaman di Balik Tembok, Mengapa Mayoritas Bangunan 2-4 Lantai di Indonesia Berisiko Tinggi Runtuh?

    Ancaman di Balik Tembok, Mengapa Mayoritas Bangunan 2-4 Lantai di Indonesia Berisiko Tinggi Runtuh?

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Indonesia menghadapi krisis tersembunyi di sektor konstruksi, di mana keselamatan ribuan bangunan, terutama yang berukuran menengah (dua hingga empat lantai), berada dalam status bahaya. Para ahli konstruksi memperingatkan bahwa masyarakat diintai oleh risiko kegagalan struktur yang bukan disebabkan oleh bencana alam, melainkan oleh kesalahan mendasar sejak tahap awal pembangunan. Peringatan ini menguat dalam seminar […]

expand_less