Breaking News
Trending Tags
Beranda » EKBIS » JNE Pangkas Ongkir JTR hingga 55 Persen, Kirim Barang ke Seluruh Jawa Kini Mulai Rp 2.000 per Kg

JNE Pangkas Ongkir JTR hingga 55 Persen, Kirim Barang ke Seluruh Jawa Kini Mulai Rp 2.000 per Kg

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–Kabar baik bagi pelaku usaha dan pelanggan yang sering mengirim barang dalam jumlah besar. JNE menghadirkan Promo JNE JTR Rp2.000 per Kg untuk pengiriman dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ke seluruh Pulau Jawa.

Promo ini berlaku mulai 13 Juli hingga 30 September 2026. Melalui program ini, pelanggan bisa mendapatkan tarif pengiriman kargo yang lebih hemat, terutama untuk barang dengan berat minimal 10 kilogram.

Program promo JNE Trucking (JTR) ini berlaku di seluruh sales counter JNE wilayah Jawa Tengah dan DIY. Pelanggan cukup melakukan transaksi langsung atau pembayaran tunai untuk menikmati tarif khusus tersebut.

Ongkir JTR Lebih Hemat untuk Pengiriman Besar

Promo ini berlaku untuk berat awal 10 kilogram dan tambahan setiap 1 kilogram berikutnya. Sebagai contoh, pengiriman JTR dari Yogyakarta ke Jakarta dengan tarif normal sebesar Rp55.000 kini menjadi Rp40.000. Pelanggan juga hanya dikenakan biaya tambahan Rp4.000 untuk setiap kilogram berikutnya.

Untuk pengiriman dari dan menuju wilayah Jawa Tengah serta DIY, tarifnya lebih hemat lagi. Biaya yang sebelumnya Rp45.000 kini turun menjadi Rp20.000. Tarif tambahan setelahnya hanya Rp2.000 per kilogram.

Tarif promo tersebut belum termasuk biaya asuransi, packing kayu, surcharge, dan biaya karantina.

Solusi Pengiriman Hemat untuk UMKM

JNE Trucking atau JTR merupakan layanan pengiriman kargo untuk barang berukuran besar maupun jumlah banyak.

Layanan ini menggunakan armada truk melalui jalur darat dan laut. Dengan tarif ekonomis, JTR menjadi pilihan bagi pelanggan yang membutuhkan pengiriman dalam volume besar.

Head of Sales Regional Jateng-DIY JNE, Dessy Laila, mengatakan promo ini menjadi bentuk dukungan JNE kepada pelanggan, khususnya pelaku UMKM.

“Layanan JTR ini merupakan layanan yang sangat ekonomis di JNE. Dengan adanya promo ini, semoga masyarakat, khususnya UMKM yang biasanya mengirim barang dalam volume besar, semakin terbantu,” ujar Dessy.

Menurut Dessy, biaya pengiriman menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan bisnis. Karena itu, JNE terus menghadirkan layanan yang dapat membantu pelanggan mengelola biaya distribusi.

Ia berharap promo ini dapat meningkatkan transaksi UMKM di wilayah Jawa Tengah dan DIY.

“Promo ini kami laksanakan serentak di seluruh wilayah regional Jateng-DIY dengan harapan UMKM di wilayah tersebut juga turut mengalami peningkatan transaksi,” tambahnya.

Pelaku Konveksi Rasakan Manfaat Promo JTR

Promo JNE JTR ini mendapat respons positif dari pelanggan. Salah satunya Galih, pengusaha konveksi asal Yogyakarta.

Dalam menjalankan usahanya, Galih rutin mengirim produk seperti kaos oblong, kaos polo, dan seragam custom untuk instansi maupun komunitas.

Jumlah pengiriman Galih tidak sedikit. Dalam satu kali pengiriman, berat barangnya bisa mencapai 55 kilogram.

Menurut Galih, promo JTR membantu mengurangi biaya operasional bisnisnya.

“Pengiriman ke Jakarta biasanya sekitar Rp302.500 untuk 55 kilogram. Dengan promo ini, saya cukup membayar Rp220.000,” ujar Galih.

JNE Dorong Distribusi UMKM Lebih Efisien

Melalui Promo JNE JTR Rp2.000 per Kg, JNE berharap semakin banyak pelanggan dapat menikmati layanan pengiriman kargo dengan harga lebih terjangkau.

Program ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi pelanggan, tetapi juga mendukung kebutuhan distribusi pelaku usaha di Pulau Jawa.

Dengan biaya pengiriman yang lebih hemat, JNE optimistis layanan JTR dapat membantu UMKM berkembang dan meningkatkan daya saing bisnis mereka. (*)

 

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendidikan Khas Kejogjaan, Sultan Instruksikan Pemberlakuan di Seluruh Sekolah

    Pendidikan Khas Kejogjaan, Sultan Instruksikan Pemberlakuan di Seluruh Sekolah

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    ​TERAS MALIOBORO—Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, meminta seluruh sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerapkan Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) secara serentak. Targetnya, kebijakan ini mulai berlaku pada tahun ajaran baru 2026-2027. ​Instruksi ini muncul, usai Sultan bertemu dengan Dewan Pendidikan DIY di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Senin (23/02). Sultan ingin nilai-nilai budaya Jogja […]

  • Konservasi Candi Prambanan Dimulai, Indonesia dan India Restorasi 224 Candi Perwara untuk Perkuat Pariwisata Budaya

    Konservasi Candi Prambanan Dimulai, Indonesia dan India Restorasi 224 Candi Perwara untuk Perkuat Pariwisata Budaya

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Konservasi Candi Prambanan memasuki babak baru setelah Pemerintah Indonesia dan Pemerintah India resmi menjalin kolaborasi untuk merestorasi 224 candi perwara di kompleks situs warisan dunia tersebut. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menjaga kelestarian warisan budaya UNESCO, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi pariwisata budaya berkelas dunia. Momentum bersejarah itu ditandai dengan kunjungan […]

  • KPPU Selidiki Dugaan Monopoli Penjualan Solar dan Penguasaan Kegiatan Usaha Perikanan Tangkap di Sadeng

    KPPU Selidiki Dugaan Monopoli Penjualan Solar dan Penguasaan Kegiatan Usaha Perikanan Tangkap di Sadeng

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO—Kasus dugaan praktik monopoli penjualan solar dan penguasaan kegiatan usaha perikanan tangkap di PPP Sadeng memasuki babak baru. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah VII Yogyakarta mulai melakukan penyelidikan, dengan meminta keterangan dan klarifikasi kepada pihak pelapor. Dalam keterangan tertulisnya, KPPU Yogyakarta menyebutkan, pihaknya telah menerima dan menindaklanjuti laporan terkait dugaan praktik monopoli […]

  • ​Skandal Data! Dana Pemda Rp 18 Triliun “Hilang”, Menkeu Purbaya Desak Kemendagri Usut Tuntas

    ​Skandal Data! Dana Pemda Rp 18 Triliun “Hilang”, Menkeu Purbaya Desak Kemendagri Usut Tuntas

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melaporkan adanya ketidaksesuaian antara jumlah dana mengendap pemerintah daerah (Pemda) di perbankan dengan data Bank Indonesia (BI). Alih-alih mendapatkan pembenaran, laporan Tito justru memancing kecurigaan keras dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. ​Purbaya mempertanyakan validitas temuan Mendagri. Ia berpendapat, perbedaan data ini lebih mencerminkan kelalaian Pemda dalam pencatatan […]

  • Pasal Nikah Siri di KUHP Baru: Antara Penertiban Administrasi atau Kriminalisasi Hukum Agama?

    Pasal Nikah Siri di KUHP Baru: Antara Penertiban Administrasi atau Kriminalisasi Hukum Agama?

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Ketentuan pidana terkait praktik nikah siri dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) nasional yang baru terus menuai perdebatan sengit. Pakar Hukum Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Muhammad Khaeruddin Hamsin, Lc., LL.M., Ph.D., memperingatkan bahwa pasal-pasal tersebut berisiko menimbulkan multitafsir dan berbenturan keras dengan hukum yang hidup di masyarakat (living law). Menurut Khaeruddin, pernikahan pada […]

  • Bank Mandiri Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Gempa di Sulawesi Utara dan Maluku Utara

    Bank Mandiri Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Gempa di Sulawesi Utara dan Maluku Utara

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Bank Mandiri mempertegas komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung upaya penanganan bencana gempa bumi berkekuatan 7,6 skala Richter yang terjadi di wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara, pada Kamis (2/4). Komitmen ini diwujudkan dengan memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak di sekitar wilayah bencana. Regional CEO Bank Mandiri Region X/Sulawesi […]

expand_less