Breaking News
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Yogyakarta Ingin Jadi Pusat Inovasi Konstruksi, Mantra Expo #2 Hadirkan Arsitek Dunia dan Festival “Lifestyle”

Yogyakarta Ingin Jadi Pusat Inovasi Konstruksi, Mantra Expo #2 Hadirkan Arsitek Dunia dan Festival “Lifestyle”

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
  • comment 0 komentar

TERAS MALIOBORO–Ambisi menjadikan Yogyakarta sebagai pusat inovasi di bidang konstruksi, desain, dan gaya hidup modern menjadi semangat utama di balik penyelenggaraan Mantra Expo #2. Event yang digelar pada 23–26 Juli 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM itu kini tampil dengan wajah baru yang lebih besar, lebih inklusif, dan berkelas internasional.

Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, Mantra Expo tidak lagi hanya berfokus pada pameran material bangunan. Ajang ini berkembang menjadi festival yang mempertemukan industri, komunitas, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat umum dalam satu ruang kolaborasi.

Direktur Qhomemart sekaligus Founder Mantra Expo, Hengky Sampatti Huang, mengatakan transformasi tersebut berangkat dari keinginan agar Yogyakarta tidak lagi menjadi sekadar pengikut tren pembangunan yang berkembang di kota-kota besar.

Menurutnya, selama ini banyak inovasi produk dan teknologi konstruksi baru yang baru masuk ke Yogyakarta setelah lebih dulu berkembang di kota lain.

“Kami ingin Jogja tidak lagi tertinggal. Kalau ada inovasi baru di Indonesia, Jogja harus menjadi salah satu daerah pertama yang mengenalnya. Karena itu Mantra Expo kami dorong menjadi pusat inovasi dan kreativitas,” ujarnya.

Sampatti menilai Yogyakarta memiliki modal besar untuk menjadi pusat perkembangan industri kreatif dan desain. Karena itu, Mantra Expo dirancang sebagai wadah yang mempertemukan berbagai ide, teknologi, dan tren terbaru dari tingkat nasional hingga internasional.

Puluhan Agenda dan Arsitek Internasional Siap Meramaikan GIK UGM

Tahun ini Mantra Expo mengusung filosofi Build, Live, Experience. Konsep tersebut menggambarkan bagaimana inovasi industri tidak hanya hadir untuk membangun, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat serta memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung.

Launching jersey Mantra Fun Run 2026. (warjono/terasmalioboro.id)

Berbagai kegiatan telah disiapkan selama empat hari penyelenggaraan. Mulai dari pameran material bangunan, kompetisi desain mahasiswa arsitektur, demo memasak, pengalaman kuliner, workshop, aktivitas komunitas, hingga forum diskusi internasional.

Salah satu agenda yang diprediksi menjadi magnet utama adalah International Talkshow & Book Launch. Forum tersebut akan menghadirkan arsitek dan pembicara dari Thailand, Singapura, Hong Kong, Filipina, Korea Selatan, Bangladesh, dan Indonesia.

Kehadiran para narasumber global ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan perspektif internasional bagi kalangan profesional, mahasiswa, dan pelaku industri di Yogyakarta.

Marketing Manager Qhomemart, Agatha Florensia, mengatakan Mantra Expo dibangun sebagai ekosistem yang mempertemukan masyarakat dengan berbagai perkembangan terbaru di bidang konstruksi, desain, dan kebutuhan rumah tangga.

“Pengunjung tidak hanya melihat produk. Mereka juga bisa mendapatkan wawasan baru, mengikuti workshop, bertemu para ahli, hingga berinteraksi langsung dengan narasumber internasional,” katanya.

Menurut Agatha, Mantra Expo juga diharapkan mampu mendorong pergerakan ekonomi lokal sekaligus memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota yang kreatif, inovatif, dan terbuka terhadap perkembangan global.

Mantra Fun Run Targetkan 1.000 Peserta

Selain menghadirkan agenda industri dan edukasi, Mantra Expo #2 juga menyiapkan kegiatan yang menyasar masyarakat luas melalui Mantra Fun Run 2026.

Ajang lari yang akan digelar pada 26 Juli 2026 itu menjadi penutup rangkaian acara sekaligus simbol semangat hidup aktif yang diusung dalam konsep Live.

Panitia menargetkan sedikitnya 1.000 peserta dari berbagai usia dan latar belakang. Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari tiket Early Bird yang telah habis terjual sebelum masa pendaftaran reguler dibuka.

Direktur Jorace Sport Organizer Septyadi Pityanta menjelaskan bahwa Mantra Fun Run tahun ini mengusung konsep family run sehingga dapat dinikmati seluruh anggota keluarga.

“Kami membuka kategori 3 kilometer dan 5 kilometer. Start dan finish direncanakan di kawasan boulevard GIK UGM. Saat ini kami masih mematangkan rute bersama pihak UGM agar benar-benar aman dan nyaman bagi peserta,” ujarnya.

Sebelum acara utama berlangsung, panitia juga akan menggelar Social Run pada 7 Juli 2026 di Qhomemart sebagai sarana pemanasan sekaligus membangun kebersamaan antar komunitas lari.

Dengan perpaduan pameran internasional, forum arsitektur dunia, aktivitas komunitas, dan olahraga massal, Mantra Expo #2 tidak hanya menjadi ajang promosi produk. Event ini juga menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan inovasi, kreativitas, dan gaya hidup modern dalam satu perhelatan besar di Yogyakarta. (*)

 

  • Penulis: Warjono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Batik Jogja “Goes to Korea”: Inovasi Hanbok Djadi Batik Tembus Pasar Singapura hingga Dilirik Wamen Ekraf

    Batik Jogja “Goes to Korea”: Inovasi Hanbok Djadi Batik Tembus Pasar Singapura hingga Dilirik Wamen Ekraf

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Siapa sangka, perpaduan antara siluet elegan Hanbok khas Korea Selatan dengan filosofi dalam Batik tulis Yogyakarta mampu menciptakan komoditas ekspor yang menjanjikan. Djadi Batik, unit usaha kreatif asal Bantul, sukses membuktikan bahwa akulturasi budaya adalah kunci memenangkan pasar di era globalisasi. Didirikan oleh Usnul Djadi pada 2019, brand ini bermula dari keresahan personal seorang […]

  • Lebah atau Lalat?

    Lebah atau Lalat?

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Lebah mencari-cari, melihat-lihat, dan selalu mampu menemukan kembang dan bahan-bahan pilihan. Bahkan, yang terselip di rimbun dedaunan dan pepohonan. Sebaliknya, lalat selalu melihat-lihat, mencari-cari, dan menemukan sampah, kotoran, dan sesuatu yang berbau busuk. Bahkan di tumpukan barang-barang dan sesuatu yang baik dan berbau harum sekalipun. Pada lalat dan lebah, hal tersebut merupakan […]

  • “Tarik Mang”. Andong Wisata Yogyakarta Kini Terima QRIS, Padukan Tradisi dan Teknologi

    “Tarik Mang”. Andong Wisata Yogyakarta Kini Terima QRIS, Padukan Tradisi dan Teknologi

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Transportasi tradisional khas Yogyakarta, andong wisata, kini resmi bertransformasi ke era digital. Dalam sebuah langkah kolaboratif yang signifikan, Bank Indonesia (BI) D.I.Yogyakarta, Bank Pembangunan Daerah D.I.Yogyakarta (BPD DIY), dan Pemerintah Kota Yogyakarta meluncurkan Program Digitalisasi Andong Wisata Kota Yogyakarta pada Rabu (5/11/2025). Inisiatif ini menandai tonggak penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital daerah dan […]

  • Trafik Digital Diprekdiksi Naik 9,2 Persen, Telkom Pastikan Jaringan Aman Jelang Idul Fitri

    Trafik Digital Diprekdiksi Naik 9,2 Persen, Telkom Pastikan Jaringan Aman Jelang Idul Fitri

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Menjelang momen mudik dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, turun langsung memastikan kesiapan infrastruktur digital nasional. Melalui program TelkomGroup Siaga RAFI (Ramadan Idul Fitri) 2026 bertema “Hadir Tanpa Henti, Layani Sepenuh Hati”, Telkom menyiagakan ribuan personel untuk menjaga kualitas konektivitas masyarakat di seluruh Indonesia. Dalam kunjungan kerjanya di […]

  • MAKNA DAN RAHASIA KISAH-KISAH DALAM AL QURAN (1)

    MAKNA DAN RAHASIA KISAH-KISAH DALAM AL QURAN (1)

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    Teras Malioboro – Dalam psikologi pendidikan modern, dikenal istilah Narrative Learning atau Pembelajaran Naratif. Proses belajar melalui cerita, pengalaman, kisah, metafora, dan narasi. Bukan belajar sebatas melalui daftar konsep yang mengambang di ruang teori tanpa sempat menyapa realitas manusia. Guru tidak hanya berkata : “Jadilah orang yang suka menolong sesama agar hidupmu beruntung.” Tapi guru […]

  • Waspada Nataru, Sri Sultan HB X Minta TPID DIY Petakan Surplus Pangan dan Perkuat Peran BUMD Stabilisasi Harga

    Waspada Nataru, Sri Sultan HB X Minta TPID DIY Petakan Surplus Pangan dan Perkuat Peran BUMD Stabilisasi Harga

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY memperketat sinergi dan strategi untuk menjaga stabilitas harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Upaya ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Daerah dan High Level Meeting (HLM) TPID DIY di Hotel Royal Ambarrukmo, Senin (11/11/2025). Hadir dalam HLM tersebut Gubernur DIY Sri […]

expand_less