Breaking News
Trending Tags
Beranda » NUSANTARA » ​Ilham Habibie dan ITB Pimpin IAAI: Indonesia Siap “Take-Off” di Panggung Dirgantara Global

​Ilham Habibie dan ITB Pimpin IAAI: Indonesia Siap “Take-Off” di Panggung Dirgantara Global

  • account_circle Warjono
  • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
  • comment 2 komentar

​TERAS MALIOBORO–Komunitas kedirgantaraan nasional mencapai babak baru. Ikatan Aeronautika dan Astronautika Indonesia (IAAI) resmi diluncurkan di Wisma Habibie Ainun, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat (17/10/2025). Peluncuran ini menjadi momentum bersejarah yang menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat ekosistem penerbangan dan antariksa, meneruskan warisan visioner B.J. Habibie.

​IAAI hadir sebagai wadah kolaborasi tingkat nasional, mengintegrasikan kekuatan dunia akademik, industri, dan lembaga penelitian. Tujuannya jelas: mendorong percepatan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi kedirgantaraan yang berdaya saing global.

​Duet Maut Ilham Habibie dan ITB

​Untuk memimpin ikatan strategis ini, IAAI mempercayakan kursi Ketua Umum kepada Ilham Habibie, sosok yang dikenal konsisten dalam memajukan industri pesawat terbang Indonesia.

​Kepemimpinan Ilham Habibie diperkuat oleh peran kunci dari Institut Teknologi Bandung (ITB), perguruan tinggi yang selama ini menjadi pusat pendidikan dan riset dirgantara terkemuka di Indonesia. Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., menjabat sebagai Wakil Ketua, dan Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi (WRRI) ITB, Prof. Ir. Lavi Rizki Zuhal, Ph.D., mengisi posisi Sekretaris.

​Keterlibatan langsung jajaran pimpinan ITB ini menjadi sinyal kuat bahwa institusi pendidikan memegang peran vital dalam mencetak talenta dan inovasi yang dibutuhkan industri dirgantara.

​“Peluncuran IAAI merupakan momentum bersejarah bagi kemajuan komunitas kedirgantaraan nasional,” ujar Prof. Lavi Rizki Zuhal.

​Jalur Menuju Panggung Internasional

​Setelah peresmian yang dihadiri para pendiri dan anggota baru, IAAI langsung tancap gas menyusun rencana strategis, termasuk pemilihan logo dan agenda kolaboratif lintas sektor.

​Sebagai langkah awal yang ambisius, IAAI berencana berpartisipasi dalam “35th ICAS Congress” yang akan diselenggarakan di Sydney, Australia (sebelumnya tercatat akan berlangsung pada September 2026). “ICAS (International Council for Aeronautical Sciences)” adalah forum prestisius yang mempertemukan para ahli aeronautika dari seluruh dunia.

​Prof. Lavi menekankan bahwa keikutsertaan dalam ICAS sangat krusial. “Keikutsertaan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia di kancah dirgantara internasional, sekaligus membuka peluang kerja sama global dalam bidang riset dan inovasi teknologi penerbangan dan antariksa,” katanya.

​Melalui IAAI, Indonesia tidak hanya ingin menjadi pasar bagi teknologi dirgantara asing. Sebaliknya, wadah ini memegang mandat besar untuk mendorong lahirnya lompatan-lompatan besar yang menempatkan Indonesia sebagai inovator dan pengembang teknologi dirgantara yang mampu bersaing di tingkat dunia, sejalan dengan visi mendiang B.J. Habibie untuk membangun kemandirian teknologi nasional. (*)

  • Penulis: Warjono

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memberi Maaf Menyembuhkan

    Memberi Maaf Menyembuhkan

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO – Hari ini, kita diminta untuk memohon dan memberi maaf kepada sesama. Setelah sepuluh terakhir Ramadhan kemarin, kita menghiba dan mengemis maaf kepada Allah. Bukan hanya dosa dan salah kita minta ditutup dan dampak buruknya Allah angkat. Tetapi sekaligus pinta, supaya dosa dan salah, Allah hapuskan sehingga tidak meninggalkan jejak bahwa ia pernah […]

  • UGM Turun Tangan, Beri Pelatihan “Food Safety” ke Relawan Cegah 4.711 Kasus Keracunan Berulang

    UGM Turun Tangan, Beri Pelatihan “Food Safety” ke Relawan Cegah 4.711 Kasus Keracunan Berulang

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • 0Komentar

    ​​TERAS MALIOBORO–Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menghadapi krisis kepercayaan publik setelah Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat lonjakan kasus keracunan. Per September 2025, angka keracunan MBG telah menembus 4.711 kasus secara nasional, menimbulkan keresahan serius mengenai standar keamanan makanan yang disajikan. ​Menanggapi krisis tersebut, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM mengambil langkah proaktif. Bekerja sama dengan Yayasan […]

  • Menkeu Purbaya Sentil Pemda yang Timbun Anggaran, Puji DIY sebagai Contoh Keseimbangan Belanja

    Menkeu Purbaya Sentil Pemda yang Timbun Anggaran, Puji DIY sebagai Contoh Keseimbangan Belanja

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, melontarkan sentilan keras kepada pemerintah daerah (pemda) yang membiarkan anggarannya mengendap sebagai saldo. Dalam rapat koordinasi nasional, ia secara tegas meminta agar setiap kelebihan pendapatan daerah dimaksimalkan untuk belanja yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Di tengah arahan tersebut, Purbaya secara spesifik memberikan pujian kepada Pemerintah Daerah DIY yang dinilai […]

  • ​Skandal Data! Dana Pemda Rp 18 Triliun “Hilang”, Menkeu Purbaya Desak Kemendagri Usut Tuntas

    ​Skandal Data! Dana Pemda Rp 18 Triliun “Hilang”, Menkeu Purbaya Desak Kemendagri Usut Tuntas

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melaporkan adanya ketidaksesuaian antara jumlah dana mengendap pemerintah daerah (Pemda) di perbankan dengan data Bank Indonesia (BI). Alih-alih mendapatkan pembenaran, laporan Tito justru memancing kecurigaan keras dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. ​Purbaya mempertanyakan validitas temuan Mendagri. Ia berpendapat, perbedaan data ini lebih mencerminkan kelalaian Pemda dalam pencatatan […]

  • Warisan Bung Hatta, SMK Koperasi Yogyakarta Siap Isi Kebutuhan SDM KDMP

    Warisan Bung Hatta, SMK Koperasi Yogyakarta Siap Isi Kebutuhan SDM KDMP

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2026
    • 0Komentar

    SMK Koperasi Yogyakarta berawal dari SKOPMA yang diresmikan Bung Hatta pada 1957 dan tetap mempertahankan identitas koperasi.   Yayasan memperkuat pendidikan koperasi sebagai bekal siswa menghadapi kebutuhan SDM tingkat menengah bagi perkembangan KDMP.   Selain koperasi, sekolah mengembangkan DKV, Akuntansi, Pemasaran, dan Usaha Layanan Pariwisata dengan sekitar 200 siswa.   TERAS MALIOBORO — Nama Bung […]

  • Targetkan Setara Bali, InJourney Siapkan Ekosistem Wisata Terintegrasi di “Yogyakarta International Airport”

    Targetkan Setara Bali, InJourney Siapkan Ekosistem Wisata Terintegrasi di “Yogyakarta International Airport”

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    TERAS MALIOBORO–Masa depan pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersiap memasuki babak baru yang lebih modern dan terintegrasi. Melalui holding InJourney, PT Angkasa Pura Indonesia berkomitmen menyatukan ekosistem penerbangan, perhotelan, hingga destinasi wisata dalam satu pintu guna mendongkrak daya saing Jogja di kancah internasional. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia Muhammad […]

expand_less